Tuesday, 30 March 2010

Caramel Cake

Nama lain cake ini disebut juga cake sarang semut. Mungkin karena teksturnya yang berpori-pori hingga semut bisa bersarang di dalamnya, kali ya?!

Sebenarnya sudah sering bikin cake ini tapi selalu lupa untuk dijepret. Soalnya cake ini salah satu kesukaan suami, seringnya dah keburu habis sebelum dijepret.

Mungkin ini posting terakhir Dapur Mungil dari Tsukuba. Mulai April, Dapur Mungil akan pindah ke Cibinong, Bogor. Update menu dapur insyaAllah akan dilanjutin dari sana. Tapi tentu butuh waktu untuk bisa tune in di Dapur Mungil ini lagi. Selama masa adaptasi nanti, supaya yang mampir tidak terlalu kecewa, ada sedikit menu yang sudah dijadwalkan untuk naik tayang.

Harapan saya, semoga isi dapur ini (baik itu resep, tips ataupun trik memasak) bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi para pemula di dunia dapur, food lover, home maker, foodie blogger, serta siapa saja yang memiliki curious about food.

Ok, balik ke caramel cake lagi ya.... :)

Bahan :
215 gr gula pasir
225 ml air panas
90 gr terigu
25 gr maizena
4 butir telur
75 gr margarin
125 ml susu kental manis (SKM)
1 sdt baking soda
Cara membuat :
1. Panaskan gula (dibuat caramel) dengan api sedang, tanpa diaduk, hingga semua gula menjadi coklat gelap. Kecilkan api lalu tuang air panas sedikit demi sedikit.
Hati-hati, terkena cipratannya.
2. Biarkan caramel mendidih dan mengental, matikan api lalu biarkan dingin.
3. Campur terigu, maizena dan baking soda. Ayak lalu sisihkan.
4. Kocok ( bisa pakai whisker) margarin dan SKM sampai tercampur rata.
5. Masukkan telur satu persatu, kocok hingga rata. Tidak perlu sampai mengembang.
6. Masukkan caramel dingin, aduk rata.
7. Masukkan campuran terigu sambil diaduk rata.
8. Tuang adonan ke dalam loyang tulban (atau loyang lainnya) diameter 20 cm, yang telah diolesi sedikit margarin.
9. Panggang dengan panas sedang (160-170 C) selama 40-45 menit.
Recipe source : Fatmah B (NCC).
Post a Comment