Thursday, 30 April 2009
Friday, 24 April 2009
Masak Bareng : Kue Padamaran
Kue ini mungkin tidak banyak yang tahu kali ya?! Kue Padamaran ini jajanan khas dari Jambi. Terdiri dari tepung beras, santan dan aroma pandan yang dibuat seperti adonan bubur (tapi lebih padat) dengan wadah dari daun pisang berbentuk cup kecil (kami menyebutnya "takir"), diberi gula merah, disiram sedikit santan kental trus dikukus. Bahannya gampang didapat kan kalo di Indonesia?! Kue ini banyak dijual pada bulan puasa (untuk takjil) di pasar Bedug. Pasar Bedug itu adanya hanya di bulan puasa, waktunya setelah ashar sampai menjelang bedug maghrib. Pasar ini khusus menjual makanan terutama jajanan untuk berbuka puasa, mulai dari kue yang manis-manis, aneka gorengan, pempek, tekwan, bakso, gado-gado, ayam goreng, ayam panggang sampe pepes ikan. Pokoknya khusus makanan deh. Jadi kalo ga sempat masak, bisa beli makanan di pasar Bedug.
Di Tsukuba, bahan yang agak sulit didapat adalah daun pisang. Kalopun ada, daunnya tua dan gampang robek saat dibentuk. Tapi tetap saya coba membuat beberapa takir/wadah dari daun pisang karena ke-khas-an kue ini adalah pada 'perpaduan aroma pandan dan daun pisang'. Perpaduan yang sempurna deh. Trus selain pake takir, adonan juga saya tempatkan dalam wadah cup silikon dan tentu saja aromanya menjadi berbeda. Selain cup silikon, bisa juga menggunakan wadah lain yang tahan panas saat dikukus.
Bahan :
150 gr tepung beras
750 ml santan encer
75 ml santan kental
1 sdt pandan pasta (seharusnya tambah air daun suji)
75 gr gula merah, disisir
1/2 sdt garam
Daun pisang secukupnya.
Cara membuat :
1. Larutkan tepung beras dengan santan encer, tambahkan garam dan pandan pasta lalu panaskan sambil terus diaduk hingga menjadi bubur yang kental dan meletup-letup. Angkat.
2. Buat wadah takir dari daun pisang, berbentuk persegi/kotak tanpa tutup berukuran kurleb 7 x 7 cm (kira-kira sepanjang jari telunjuk), dan sematkan lidi pada ujungnya. Seperti gambar di atas ya... Bisa juga diganti cup silikon/cup alue foil atau cup lain yang tahan panas.
3. Masukkan 2 sdm adonan bubur, beri atasnya 1 sdt gula merah yang telah disisir, tutup dengan 1 sdm adonan bubur lagi. Lakukan hingga semua adonan habis.
4. Panaskan kukusan sampai beruap banyak. Kukus adonan selama 5 menit, guyur dengan 1 sdm santan kental diatas masing-masing adonan, lanjutkan lagi mengukus selama 5 menit. Jadi total lama pengukusan kurleb 10 menit.
5. Angkat, dan biarkan dingin.
Ga sulit kan proses pembuatannya?! Silahkan mencoba ya...!
Thursday, 16 April 2009
Rehat
Kayaknya udah lebih dari seminggu ga ada menu baru di dapur ini. Terima kasih buat yang sering mampir tapi mohon maaf, sementara ini dapur mungil belum bisa menghadirkan resep ataupun menu baru. Soalnya ada kesibukan yang lumayan banyak. Do'a-in aja ya smoga saya bisa secepatnya bisa update isi dapur ini. Trus buat yang pengen nyobain ataupun nyontek resep-resep yang sudah ada, silahkan aja ya... Peace.....!
-Foto di atas, bunga Sakura yang sempat diabadikan seminggu yang lalu-
Wednesday, 8 April 2009
Roti Apel / Apple Bread
Ternyata rasa rotinya ueeenakkk! Potongan apel itu jadi bagian yang agak keras diantara roti yang empuk. Pas digigit, sensasinya luaarrrr biasa. Ga cukup sepotong deh!
Bahan :
200 gr terigu protein tinggi
20 gr gula pasir
4 gr ragi instant (saya tambah jadi 5 gr)
20 gr telur (saya pake 1 butir kuning telur aja)
100 ml air hangat (saya ganti 100 ml susu cair hangat)
20 gr margarin/butter
1/2 sdt garam
Apel rebus :
1 buah apel
30 gr gula pasir
2 sdm air lemon
Topping : susu cair atau kuning telur.
Cara membuat :
1. Campur terigu, gula dan ragi instant lalu aduk rata dengan whisker.
2. Masukkan kuning telur, uleni sambil ditambahkan susu/air sedikit demi sedikit. Uleni hingga setengah kalis.
3. Masukkan margarin/butter, uleni kembali. Kemudian baru tambahkan garam. Uleni hingga kalis dan elastis.
4. Istirahatkan adonan dalam wadah tertutup di tempat hangat selama 45-50 menit.
5. Sementara itu buat apel rebus. Kupas apel, iris setebal kurleb 1 cm dan potong sebesar 1 ruas jari. Cuci bersih, tiriskan lalu aduk-aduk dengan air lemon, diamkan kurleb 5 menit. Lalu tiriskan kembali. Selanjutnya :
a. Bila memakai microwave/renji, taburi irisan apel dengan gula lalu panaskan selama 5 menit. Angkat, biarkan dingin.
b. Tempatkan apel pada panci kecil, taburi gula dan beri sedikit air. Panaskan hingga gula larut dan apel berubah warna menjadi lebih kuning.
6. Ambil adonan roti, tipiskan dengan rolling pin sampai setebal kurleb 1-2 cm dan bentuk persegi panjang. Letakkan irisan apel secara merata di atasnya. Lalu gulung sambil dipadatkan (seperti membuat roll cake).
7. Potong gulungan tersebut (dengan pisau atau scapper) setebal 4-5 cm. Letakkan masing-masing potongan di dalam loyang yang telah dioles margarin, dan atur jarak antara satu dengan yang lain karena adonan akan mengembang. Atau bisa juga pada paper cup kecil, kalo mau satu-satu aja.
8. Diamkan lagi selama 15 menit. Lalu olesi topping.
9. Panggang pada suhu 180 C selama 30 menit.
Subscribe to:
Posts (Atom)